25
Mar
09

Pelajaran Moral waktu aku SD

Guru Lagi Mengajar

Guru Lagi Mengajar

Sengaja menulis judul seperti itu, dan memang ditulis, karena sudah lamanya pelajaran ini saya ingat dan masih membekas sampai sekarang. Khawatir kelupaan, biar bisa menjadi catatan pribadi sekalian ditulis di blog ini.Masih teringat pertanyaan atau pernyataan guruku ketika kelas 3/4 SD. Pertanyaan pilihan, Mana yang lebih mulia pekerjaan berikut ini: A. Dokter, B. Petani, C Tukang Becak, D semua mulia. Ketika pertama kali pertanyaan ini dikemukakan, sontak banyak teman yang salah menjawab, termasuk saya. Banyak yang memilih A. Dokter. Sama Bu guru diberi penjelasan kalau semua pekerjaan adalah mulia. Dari kecil saja sebenarnya sudah terlihat bahwa cara menghargai orang sudah terlihat dari apa yang dikerjakan dan apa yang dipunya, apalagi orang sudah besar. Kalau tidak ada moral pengetahuan tentunya akan menjadi seperti itu. Sampai sekarangpun sering kita tergelincir menjadi kurang begitu menghargai orang lain karena merasa kita lebih punya dan merasa lebih yang lain. Ini belum termasuk merasa lebih yang tersamar ‘sok bijak’ entah lewat tulisan ataupun perkataan.

Yang kedua, kalimat yang sering dikemukakan waktu itu, mengutamakan kepentingan golongan di atas kepentingan pribadi atau mengutamakan kepentingan bersama/orang banyak di atas kepentingan pribadi. Kalau menilik dari pernyataan tersebut, tentunya lebih mengarah ke sosial. Mana ada orang jaman sekarang kegiatan sosial tanpa pamrih? Sulit serasa dilakukan kalau sudah menyangkut ekonomi, kasar jawanya “Mboh sing penting wetengku, keluargaku wareg, gak peduli wong liyo”. Seandainya perbuatan yang dilakukan adalah sosial “rakyat” kepentingan orang banyak, masih banyakkah poster-poster atau poto-poto itu menghiasi jalanan?

Advertisements

1 Response to “Pelajaran Moral waktu aku SD”


  1. April 22, 2009 at 8:39 am

    apapun pekerjaannya kalo sudah berjalan dijalan positif dan halal juga merupakan pekerjaan mulia.daripada bekerja yang negatif dan haram,merugikan diri sendiri dan oranglain.sebelum bekerja untuk sosial,mulailah dulu untuk bekerja untuk diri sendiri dan keluarga kemudian lambat laun menuju kepentingan sosial..post yang menarik..salam


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Didukung Oleh

Herbal Cikarang Pengolahan Data Busana Muslim Undangan Souvenir Cikarang

Man Behind this blog

Ganteng euy

Blogger Cikarang

Blogger Cikarang

Statistic Pengunjung

  • 163,462 hits

Trafik Pengunjung

Popularity

My Popularity (by popuri.us)

RSS VOA Islam News

  • Gelar Seminar Lecehkan Alquran, Rektor UIN Sumut Diminta Mundur
    Pengurus Besar Al Jam?iyatul Washliyah meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meninjau kembali posisi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara dari jabatannya. [...]
  • Kokam dan Banser Akan Apel Akbar Bersama di Yogyakarta
    Untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Muhammadiyah akan menggelar Apel Kebangsaan Kebangsaan Pemuda Muslim Indonesia. Kegiatan akan dilaksanakan pada Sabtu (16/12) di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta. [...]
  • Mahasiswa dan Pemuda Solo Kecam Trump
    Kecaman terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali terdengar di Kota Solo, Jawa Tengah. Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Palestina (AMPPP) menggelar unjukrasa di bundaran Gladak Solo, Selasa (12/12/2017). [...]
  • Indonesia Perlu Dorong Sidang Majelis Umum PBB untuk Bela Palestina
    Anggota Komisi I DPR RI Hanafi Rais menyarankan Presiden Joko Widodo mendesak digelarnya sidang darurat Majelis Umum PBB untuk menekan Amerika Serikat, terkait tindakan Presiden AS Donald memindahkan Kedubesnya dari Tel Aviv ke Al-Quds (Jerussalem). [...]
  • Hanafi Rais: Pemerintah Seharusnya Serukan Boikot Produk AS
    Anggota Komisi I DPR RI Hanafi Rais berharap Pemerintah tidak sekedar mengecam Presiden AS Donald Trump, terkait pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Al-Quds (Jerussalem). Akan tetapi, Pemerintah diminta melakukan langkah-langkah lebih kongkrit menekan AS. Sebagaimana, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menyerukan boikot produk Israel dalam Konferensi As […]
  • Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak
    Presiden Amerika Serikat Donald Trump dihadiahi peti mati. Hadiah tersebut merupakan simbol protes atas pengakuan sepihak terkait Yerusalem menjadi ibukota Israel. [...]
  • Innalillahi, AM Fatwa Berpulang
    Anggota DPD RI AM Fatwa meninggal dunia. Staf ahli AM Fatwa, Mohammad Latief mengabarkan kabar duka tersebut. [...]
  • My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)
    Guru merupakan aspek besar dalam penyebaran ilmu, apalagi jika yang disebarkan adalah ilmu agama yang mulia ini. Para pewaris nabi begitu julukan mereka [...]
  • Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?
    Keong sawah jadi pilihan Mentan karena dianggap memiliki protein yang sama dengan sapi. Haruskah ada menu semur keong, rendang keong, dan lain sebagainya? [...]
  • Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar
    Komite Internasional Palang Merah mengatakan bahwa kehidupan telah "terhenti" di negara bagian Rakhine karena ketakutan akan kekerasan, hampir empat bulan setelah sebuah gelombang baru tindakan keras oleh pemerintah meletus terhadap Muslim Rohingya yang dianiaya [...]

My Messenger


%d bloggers like this: