08
Aug
09

Bakmi Jawa is back..

spanduk

Spanduk Bakmi Jawa Jombor di Merak Cikbar

Sengaja menulis judul seperti itu, karena memang ada historynya. Dulu, beberapa tahun lalu Bakmi ini ada di Kedasih, kemudian kembali lagi ke Jogja, hingga akhirnya kena gempa, hancur dan bangkit lagi sekarang, atau mungkin ceritanya bisa terbalik karena saya tidak mengingat secara pasti šŸ™‚ .

lagi meracik

Pak Dhe Lagi meracik bumu

Sekitar tahun 2002 di Kedasih V sebenarnya sudah ada Bakmi ini dan sudah memiliki pelanggan tersendiri, sampai-sampai sesama pedagang kuliner lain merasa ‘ngiri’, ya anggap wajarlah, walaupun melihat lokasi jauh dari jalan raya, tetapi sudah memiliki pasar tersendiri. Karena permasalahan yang sulit disebutkan sehingga tidak bisa berdagang disitu kembali. Hanya karena rasa struggle for live-nya masih tinggi sehingga mencoba bangkit kembali di Jogja/Sleman Jombor, dan karena sudah rejeki, disanapun langsung memiliki pelanggan juga.

Bencana alam memang siapa yang tahu, gempa Jogja Merapi menghancurkan bangunan tempat berdagang, sekaligus menghancurkan usahanya. Setelah dibangun kembali, tetapi tidak diperbolehkan menempati lagi dan jadi tempat usaha otomotif sekarang. Tempat yang di Kedasih dulu juga sudah ditempati oleh usaha franchise orang lain, dan kelihatannya tidak sebagus ketika ditempati Bakmi Jawa ini. Namanya kelihatan bisa jadi salah, karena usaha tersebut terbukti masih sampai sekarang. Sampai akhirnya berubah drastis, ‘Pak Dhe’ yang biasa berdagang ini berubah haluan ikut proyek, meninggalkan keahliannya memasak sementara.

Singkat cerita, mungkin karena berjodoh datanglah tawaran untuk kerjasama dari empunya Saung Teras untuk menempati tempat usahanya melanjutkan berdagang kuliner ala Pak Ndu sendiri (bakmi, nasi godog, dan nasi goreng). Bertepatan nisfu sa’ban kemarin diadakanlah tirakatan selamatan untuk memulai usaha ini. Karena rasa pertemanan dan tetangga, saya juga diundang untuk mengikuti selamatan. Ya hitung-hitung malam nisfu sa’ban banyak-banyak beribadah šŸ™‚ .

lagi masak

Pak Dhe Gandung lagi masak Mie Godog

Hari pertama buka, coba menyempatkan main ke tempat dagangnya (saung teras) malam hari (jam buka 16.00-22.00). Untuk ukuran hari pertama dan lokasi di dalam (Merak) sudah lumayan. Dari sisa-sisa pelanggan terdahulu dan baru tahu, akhirnya pada berdatangan karena sudah lama tidak merasakan Bakmi Jawa yang dulu pernah di Kedasih. Beberapa orang dari mailing list CikarangBaru juga sempat singgah untuk sekedar test mencicipi. Kalau mendengar komentar pembeli yang datang katanya enak, malah ada yang menanyakan puasa buka atau tidak. Maklum puasa, mungkin berharap buka sampai sahur kali. Sekali saya mencicipi masakannya, lumayan memang, dan mungkin karena saya berasal dari Jatim, merasa kurang pedas+asin, maklum yang masak orang Jogja jadi cenderung ke arah maniss….contoh gudeg itu khan manis juga…dan mungkin orang Jogja juga manis-manis.. šŸ™‚ hehe. Sengaja dikasih Nama Bakmi Jawa Jombor, karena menyesuaikan tempat dulunya ketika di Sleman (daerah depan terminal), dan karena sulit dan tidak pratisnya menggunakan arang, jadinya dimasak menggunakan kompor gas, ya masak pakai minyak tanah..khan sulit didapat? Semoga saja usahanya bertambah maju Pak Ndu..Congratulations.

Advertisements

1 Response to “Bakmi Jawa is back..”


  1. February 26, 2010 at 1:54 am

    ayo terussss
    goreng”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Didukung Oleh

Herbal Cikarang Pengolahan Data Busana Muslim Undangan Souvenir Cikarang

Man Behind this blog

Ganteng euy

Blogger Cikarang

Blogger Cikarang

Statistic Pengunjung

  • 163,462 hits

Trafik Pengunjung

Popularity

My Popularity (by popuri.us)

RSS VOA Islam News

  • Gelar Seminar Lecehkan Alquran, Rektor UIN Sumut Diminta Mundur
    Pengurus Besar Al Jam?iyatul Washliyah meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meninjau kembali posisi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara dari jabatannya. [...]
  • Kokam dan Banser Akan Apel Akbar Bersama di Yogyakarta
    Untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Muhammadiyah akan menggelar Apel Kebangsaan Kebangsaan Pemuda Muslim Indonesia. Kegiatan akan dilaksanakan pada Sabtu (16/12) di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta. [...]
  • Mahasiswa dan Pemuda Solo Kecam Trump
    Kecaman terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali terdengar di Kota Solo, Jawa Tengah. Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Palestina (AMPPP) menggelar unjukrasa di bundaran Gladak Solo, Selasa (12/12/2017). [...]
  • Indonesia Perlu Dorong Sidang Majelis Umum PBB untuk Bela Palestina
    Anggota Komisi I DPR RI Hanafi Rais menyarankan Presiden Joko Widodo mendesak digelarnya sidang darurat Majelis Umum PBB untuk menekan Amerika Serikat, terkait tindakan Presiden AS Donald memindahkan Kedubesnya dari Tel Aviv ke Al-Quds (Jerussalem). [...]
  • Hanafi Rais: Pemerintah Seharusnya Serukan Boikot Produk AS
    Anggota Komisi I DPR RI Hanafi Rais berharap Pemerintah tidak sekedar mengecam Presiden AS Donald Trump, terkait pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Al-Quds (Jerussalem). Akan tetapi, Pemerintah diminta melakukan langkah-langkah lebih kongkrit menekan AS. Sebagaimana, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menyerukan boikot produk Israel dalam Konferensi As […]
  • Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak
    Presiden Amerika Serikat Donald Trump dihadiahi peti mati. Hadiah tersebut merupakan simbol protes atas pengakuan sepihak terkait Yerusalem menjadi ibukota Israel. [...]
  • Innalillahi, AM Fatwa Berpulang
    Anggota DPD RI AM Fatwa meninggal dunia. Staf ahli AM Fatwa, Mohammad Latief mengabarkan kabar duka tersebut. [...]
  • My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)
    Guru merupakan aspek besar dalam penyebaran ilmu, apalagi jika yang disebarkan adalah ilmu agama yang mulia ini. Para pewaris nabi begitu julukan mereka [...]
  • Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?
    Keong sawah jadi pilihan Mentan karena dianggap memiliki protein yang sama dengan sapi. Haruskah ada menu semur keong, rendang keong, dan lain sebagainya? [...]
  • Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar
    Komite Internasional Palang Merah mengatakan bahwa kehidupan telah "terhenti" di negara bagian Rakhine karena ketakutan akan kekerasan, hampir empat bulan setelah sebuah gelombang baru tindakan keras oleh pemerintah meletus terhadap Muslim Rohingya yang dianiaya [...]

My Messenger


%d bloggers like this: