19
Dec
09

Ini lho yang buat mandi

WTP dari sisi danau penampungan

Sabtu 18 desember 2009 pagi iseng jalan-jalan di sekitaran WTP. Ingin tahu seperti apa sebenarnya suasana pagi di sekitaran danau penampungan air. Kebetulan ketika mau memasuki area WTP berpapasan dengan anak-anak yang lagi bawa joran, langsung saja saya tanya “Mau mancing ya dik?”, dan dijawab sama mereka, “Iya Pak”, saya tanya lagi, “Memang boleh mancing di WTP?”, dan dijawab lagi oleh mereka “Boleh kok Pak”, sekalian beriringan menuju danau penampungan air.

Pintu air dari KaliUlu

Seingat saya, di area danau steril dari umum, dalam artian selain petugas yang berkepentingan di WTP dilarang masuk. Kalau melihat kondisi yang masih pengembangan bisa dimaklumi, mengingat belum ada pagar keliling, dan WTP belum beroperasi secara penuh. Tetapi asyik juga jika melihat penduduk sekitar memanfaatkannya dengan memancing, mumpung ada tempat mancing gratis walaupun kebanyakan ikannya sepat, belum pernah melihat mujair, lele dan gabus, walaupun tidak menutup kemungkinan ada termasuk ikan lainnya.

Mencoba menulusuri sumber danau ini airnya dari mana, ternyata dari saluran ‘kaliulu’ yang dibelokin ke sawah oleh pintu air dan ke danau penampungan WTP ini. Air saluran ini kadand dimanfaatkan penduduk sekitar untuk mandi dan aktifitas menggunakan air lainnya. Ya tidak mengapa, namanya orang macam-macam kebutuhan, walaupun air tampak keruh dan kadang disertai sampah. Kalau keyakinan ini adalah air bersih, maka pemikiranpun bisa kalah. Jika dibanding sumber WTP/PAM tempat lain masih bisa disyukuri jika sumbernya seperti ini terlepas dari kemampuan WTP dalam mengolah air menjadi air bersih atau layak pakai.


8 Responses to “Ini lho yang buat mandi”


  1. 1 Didi
    December 27, 2009 at 4:09 am

    Kapan ya GCC kualitas WTP-nya layak dipakai? Btw pak Febri di blok mana…Salam kenal saya di blok F19

    • 2 febriharsanto
      December 27, 2009 at 4:30 am

      Salam Kenal Mas Didi, mungkin kualitas WTP penuh/optimal jika sudah terpasang meterannya kali Mas. Maklum kalau masih gratis 3 kali sehari, sulit berharap pelayanan kualitas meningkat, barangkali harus memenuhi kuota penghuni jumlah tertentu juga berpengaruh. Saya di Blok G9/15. Main ke rumah Mas, kalau libur saya sering di rumah.

  2. January 4, 2010 at 8:40 am

    Salam kenal mas febri. Ini erik di blok D17/21. untuk sarana wtpnya secara penuh dikelola oleh siapa ya ???? Apa beda dengan yang dikelola oleh PDAM pemerintah. Trims.

    • 4 febriharsanto
      January 4, 2010 at 9:04 am

      wtp secara penuh dikelola oleh developer (swasta) selaku estate management, jadi berbeda dengan PDAM selaku perusahaan daerah. Jadi kalau perumahan sudah laku/ditempati semua tidak ditinggal begitu saja, melainkan terus dikelola, termasuk sampah dan mungkin keamanan juga. Kemarin kebetulan saya ngobrol dengan Pak ‘Naming’ WTP, bahwasanya WTP sekarang masih dlm tahap uji dg contractor selaku pembangun WTP, apakah sesuai tender ataukah tidak, disamping pemasangan meteran yang sekarang berjalan, untuk membantu memeratakan jumlah tekanan air sehingga Blok Mas sana itu kebagian air🙂 , minimal mengurangi loss. Lebih jelasnya bisa ditanyakan ke Pemasaran.

  3. 5 Yarman M
    September 14, 2010 at 3:07 am

    Salam kenal Mas, saya pemerhati GCC yang tinggal di Bandung. Sampai saat sekarang apa aja fasilitas umum yang udah ada di GCC ? Misalnya sekolah, puskesmas, ruang terbuka hijau dsb. Thanks

  4. 6 febriharsanto
    September 17, 2010 at 1:07 am

    Wah pemerhatinya sampai Bandung🙂. Salam kenal juga Mas Yarman. Fasum? Masjid ‘Nurul Iman’ baru dibangun tp jauh di belakang blok G. Sekolah, adanya ‘bisnis’ TK, Tk keatas belum ada. Ruang hijau? Sepertinya jalur hijau di jalan dg pohon trembesi. Fasos olahraga masih lap bola terbuka ukuran futsal, malah banyak lap bulutangkis ‘liar’ bikinan warga di jalan. Fasos lain seingat saya 2 komplek kecil mainan anak, serta pemanfaatan lahan oleh masyarakat sekitar ut tanaman mangga, pos keamanan, musholla, dan rencana posyandu.🙂

  5. 7 MAHYUDIN
    February 5, 2011 at 3:02 am

    sekitar cikarang banyak tempat mancing liarnya
    1:danau buatan kawasan mm 2100 dekat gardu PLN ikan mujair / gabus dan boboso umpannya cacing,
    lumut dan pelet
    2:sekitar kali malang ikann tawes kecil umpannya pakai indomie
    pakai umpan cacing yang makan tawes , keting , sili dan boboso
    pakai umpan ganggang yang makan ukuran besar 5 jarian ikan tawesnya tapi lama dapetnya yang
    lokasinya dekat bendungan pasir limus.
    3:Pasir raya dekat perumahan ikan mujair / gabus / boboso umpannya lumut /cacing
    4:muara gembong ikan mujair dan ikan laut yang lain lokasinya dekat sekolahan sd negeri muara
    gembong ujung umpannya cacing laut / udang banyak yang jual udang disana
    5:Muara bendera ikan keropak , ikan sembilang ,lundu umpannya udang banyak jualan disana
    kalau di tambaknya ikan mujair ukuran 5 jarian umpannya udang
    6:di Danau bendungan walahar kerawang dekat pabrik texmaco ikan tawes,mujair,gabus,keting,boboso
    umpannya cacing,pelet
    7:Danau buatan di Perumamahan Gramapuri ikan tawes,mujair,gabus,boboso umpan cacing
    masih banyak lagi lokasi mancing liar di daerah cikarang


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Didukung Oleh

Herbal Cikarang Pengolahan Data Busana Muslim Undangan Souvenir Cikarang

Man Behind this blog

Ganteng euy

Blogger Cikarang

Blogger Cikarang

Statistic Pengunjung

  • 143,273 hits

Trafik Pengunjung

Popularity

My Popularity (by popuri.us)

RSS VOA Islam News

My Messenger


%d bloggers like this: